Banyak perusahaan yang sedang berkembang mengalami kesulitan dalam mengembangkan konsumen yang ada. Kadangkala inovasi yang dilalui dengan riset yang panjang dan memakan biaya tinggi ujung-ujungnya justru mengalami permasalahan yang terkait dengan daya serap dari produk itu sendiri. Melihat dari permasalahan yang ada, justru dapat dilakukan suatu program evaluasi sampai dimana fase dari produk itu sendiri berada dalam masyarakat.
Produk diharapkan dikembangkan dalam suatu bentuk siklus yang nanti harapan ke depannya akan membentuk suatu loyalitas dan kebutuhan tetap. Dimana produk Anda akan menjadi suatu bentuk kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan oleh konsumen.
Termasuk di dalamnya adalah bagaimana suatu proses aplikasi dari pengenalan produk terhadap konsumen tersebut dijalankan untuk memastikan bagaimana suatu proses siklus terhadap program pelatihan tersebut dijalankan dalam manajemen operasional penjualan produk yang ada. Dalam siklus pengenalan produk terdapat istilah fase toilet trainining. Pada fase ini, masyarakat diperkenalkan terhadap konsep produk serta diedukasi mengenai cara penggunaan maupun cara pemanfaatannya.
Pada program ini, seperti seorang orang tua yang mengajarkan kepada anaknya tata cara untuk penggunaan toilet. Justru menjadi suatu pertimbangan yang sangat esensial bahwa tahapanan ini justru dapat menjadi transfer budaya yang tepat. Penggunaan toilet adalah suatu prilaku yang ditetapkan menjadi suatu kebiasaan yang digunakan dalam suatu proses prilaku harian.
Contoh sukses yang menjalankan fase ini adalah produk mi instan, dimana akhirnya mengkonsumsi mi instan menjadi prilaku harian yang akhirnya menjadi budaya. Dimana rasanya kurang afdol apabila tidak mengkonsumsi mi instan jenis tertentu dalam kegiatan dan aktifitas harian. Sangat menarik bagi suatu perusahaan untuk mengembangkan dan mengelola produk dengan melalui kegiatan toilet trainining ini. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam kegiatan pengembangan produk dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Tampilkan postingan dengan label training motivasi.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label training motivasi.. Tampilkan semua postingan
Minggu, 07 Oktober 2012
Jumat, 01 Juni 2012
Program Pelatihan dan Pengembangan Sistem BRC dalam Perusahaan
Konsep dan pemahaman terkait dengan program BRC atau British Retail Consortium adalah menggabungka konsep kesesuaian akan standar keamanan pangan HACCP dengan Sistem Manajemen Mutu. Sedikit berbeda dengan ISO 22000 yang berangkat dari konsep adaptasi penggabungan ISO 9001:2008 dan HACCP, konsep dari BRC itu sendiri sangat terkait dengan mekanisme perkembangan dari regulasi keamanan pangan itu sendiri.
Sehingga meskipun terdapat konsep manajemen namun aspek fundamental menjadi bagian yang penting dalam penyusunan program BRC dalam perusahaan. Aspek fundamental itu sendiri meliputi salah satunya kesesuaian dan ketepatan dari kondisi konstruksi bangunan yang ada dalam bagian program pengembangan BRC yang dimaksudkan tersebut.
Silabus pelatihan BRC (British Retail Consortium) versi 6 akan menginformasikan beberapa bagian.
(1) Sejarah dari perkembangan BRC
(2) Kesesuaian dan checklist persamaan BRC dengan klausul ISO 22000
(3) Pembahasan bab dari setiap ketetapan BRC, seperti:
- HACCP System
- Quality Management System
- Factory environment standard
- Product control
- Personnel Hygiene
Diharapkan dengan program pelatihan yang tepat. Implementasi Sistem BRC dalam perusahaan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Sehingga meskipun terdapat konsep manajemen namun aspek fundamental menjadi bagian yang penting dalam penyusunan program BRC dalam perusahaan. Aspek fundamental itu sendiri meliputi salah satunya kesesuaian dan ketepatan dari kondisi konstruksi bangunan yang ada dalam bagian program pengembangan BRC yang dimaksudkan tersebut.

Silabus pelatihan BRC (British Retail Consortium) versi 6 akan menginformasikan beberapa bagian.
(1) Sejarah dari perkembangan BRC
(2) Kesesuaian dan checklist persamaan BRC dengan klausul ISO 22000
(3) Pembahasan bab dari setiap ketetapan BRC, seperti:
- HACCP System
- Quality Management System
- Factory environment standard
- Product control
- Personnel Hygiene
Diharapkan dengan program pelatihan yang tepat. Implementasi Sistem BRC dalam perusahaan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Kamis, 24 Mei 2012
Pelatihan Pengendalian Dokumen dan Kerasipan
Banyak perusahaan menyepelekan perihal tata cara dan manajemen pengarsipan, padahal proses pengarsipan bukanlah hal yang sederhana sehingga sangat perlu untuk dipertimbangkan teknik dan tata cara untuk melakukan proses pengendalian dokumen dan kerasipan itu sendiri. Sangatlah penting bagi manajemen suatu perusahaan untuk melakukan teknik pengarsipan secara tepat, karena bagaimana pun juga teknik pengarsipan adalah hal yang penting untuk proses pengelolaan manajemen data dalam perusahaan.
Pelatihan pengarsipan adalah sarana penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa pihak administrasi yang melakukan proses pengelolaan pengarsipan benar-benar telah memahami proses dan konsep pola pengarsipan yang dimaksud itu sendiri.
Silabus dari proses pelatihan itu sendiri memuat beberapa agenda pelatihan yang penting sebagai berikut:
(1) Pengenalan terhadap tata cara melakukan proses identifikasi dokumen
(2) Proses pengelompokan dokumen
(3) tata cara proses distribusi dan peminjaman dokumen
(4) Proses pemusnahan dokumen
(5) Proses audit dokumen
Diharapkan dengan pelatihan ini, pihak administrasi yang menjalankan proses pengendalian dan penanganan dokumen dapat secara tepat melakukan proses pengendalian yang ada dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Pelatihan pengarsipan adalah sarana penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa pihak administrasi yang melakukan proses pengelolaan pengarsipan benar-benar telah memahami proses dan konsep pola pengarsipan yang dimaksud itu sendiri.
Silabus dari proses pelatihan itu sendiri memuat beberapa agenda pelatihan yang penting sebagai berikut:
(1) Pengenalan terhadap tata cara melakukan proses identifikasi dokumen
(2) Proses pengelompokan dokumen
(3) tata cara proses distribusi dan peminjaman dokumen
(4) Proses pemusnahan dokumen
(5) Proses audit dokumen
Diharapkan dengan pelatihan ini, pihak administrasi yang menjalankan proses pengendalian dan penanganan dokumen dapat secara tepat melakukan proses pengendalian yang ada dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Senin, 21 Mei 2012
Sales Program Development: Outbound Training
Anda memiliki banyak tenaga sales, namun kebanyakan tidak memberikan kontribusi penjualan yang memadai. Mungkin saja hal ini disebabkan karena tenaga sales Anda tidak sepenuhnya memiliki tenaga sales yang termotivasi cukup kuat untuk menjadi tenaga sales. Banyak perusahaan yang menerapkan sistem dengan pencapaian target, sehingga apabila target tidak tercapai, maka tenaga sales tersebut tidak diperpanjang masa kerjanya.
Lalu apakah hal tersebut salah? Banyak perusahaan kehilangan tenaga sales profesionalnya karena tidak adanya pelatihan dan pengarahan yang tepat bagi tenaga sales untuk mencapai target penjualannya. Dengan memberikan pelatihan yang tepat, maka tenaga sales dapat menjadi maksimal untuk menjalankan program penjualan di perusahaan Anda.
Program outbound training yang dikembangkan memberikan banyak nilai positif bagi personel sales untuk mencapai nilai yang kuat dalam pencapaian hasil maksimal.

(1) Peningkatan achievement motivation
Dimana konsep motivasi yang dikembangkan adalah dalam bentuk self motivation, dimana rasa keinginan maju berasal dari diri individu itu sendiri. Dimana perusahaan lebih dapat memaksimalkan proses dan pengembangan penjualan kepada pelanggan. Dimana personel sales yang Anda miliki dikembangkan rasa percaya dirinya dalam pencapaian program sales.
(2) Pemahaman terhadap pelayanan dan relationship
Konsep pengembangan dan pemahaman terhadap persepsi pelayanan yang terkait dengan manajemen operasional dari hubungan ke pelanggan. Nilai pelayanan dan pemahaman terhadap relationship yang terkait dengan aspek penetapan program sales menjadi nilai yang penting.
Konsep outbound training yang dikelola juga mengembangkan dan mengoptimalkan tim kinerja yang tepat untuk menjalankan proses operasional program sales yang tepat. Pengembangan dan nilai optimalisasi sales menjadi kunci utama dalam pertumbuhan bisnis Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Lalu apakah hal tersebut salah? Banyak perusahaan kehilangan tenaga sales profesionalnya karena tidak adanya pelatihan dan pengarahan yang tepat bagi tenaga sales untuk mencapai target penjualannya. Dengan memberikan pelatihan yang tepat, maka tenaga sales dapat menjadi maksimal untuk menjalankan program penjualan di perusahaan Anda.
Program outbound training yang dikembangkan memberikan banyak nilai positif bagi personel sales untuk mencapai nilai yang kuat dalam pencapaian hasil maksimal.

(1) Peningkatan achievement motivation
Dimana konsep motivasi yang dikembangkan adalah dalam bentuk self motivation, dimana rasa keinginan maju berasal dari diri individu itu sendiri. Dimana perusahaan lebih dapat memaksimalkan proses dan pengembangan penjualan kepada pelanggan. Dimana personel sales yang Anda miliki dikembangkan rasa percaya dirinya dalam pencapaian program sales.
(2) Pemahaman terhadap pelayanan dan relationship
Konsep pengembangan dan pemahaman terhadap persepsi pelayanan yang terkait dengan manajemen operasional dari hubungan ke pelanggan. Nilai pelayanan dan pemahaman terhadap relationship yang terkait dengan aspek penetapan program sales menjadi nilai yang penting.
Konsep outbound training yang dikelola juga mengembangkan dan mengoptimalkan tim kinerja yang tepat untuk menjalankan proses operasional program sales yang tepat. Pengembangan dan nilai optimalisasi sales menjadi kunci utama dalam pertumbuhan bisnis Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Sabtu, 12 Mei 2012
Pelatihan Team Building di dalam Perusahaan
Banyak perusahaan yang salah dalam melakukan proses pembentukan kinerja tim di dalamn perusahaannya. Bahkan hal yang paling serius untuk dipahami bahwa, banyak komponen individu yang berada dalam perusahaan itu sendiri tidak mengerti artinya team building, sehingga mereka memiliki kecenderungan untuk bekerja sendiri-sendiri dan tidak berjalan secara sinergis untuk mencapai tujuan yang sama.
Program pelatihan ini merupakan suatu bentuk cara menyusun tim kerja Anda menjadi suatu bentuk tim kerja yang efektif untuk mencapai tujuan. Siapa saja yang dapat menjadi peserta pelatihan? Jawabannya adalah seluruh komponen perusahaan, dapat ikut serta menjadi bagian dari program pelatihan yang kami berikan tersebut.
(1) Pemahaman mekanisme kerja kelompok
Program pelatihan team building yang tepat dapat mengantarkan perusahaan untuk mencapai target kerja yang optimal. Dalam program pelatihan yang diadakan dalam waktu tiga hari, peserta pelatihan dilakukan proses pengembangan kondisi sebagai komponen individual dan komponen kelompok. Peserta pelatihan dapat secara maksimal dan optimal dengan cara memahami proses dari dirinya sebagai individu menjadi dirinya sebagai kelompok. Dimana banyak permasalahan yang terkait dengan kinerja individu dapat dipecahkan dalam kelompok.
(2) Pemahaman Teknik Pemecahan Masalah
Peserta pelatihan belajar dengan melakukan teknik pemecahan masalah secara berkelompok yang efektif dan optimal. Dimana proses pemecahan masalah ini dilakukan dengan budaya kerja bersama yang positif dikembangkan dalam perusahaan.
Metode pelatihan adalah dengan typical pelatihan outbound, dimana peserta pelatihan belajar untuk menyatukan visi dari tugas yang bersifat individual assignment menjadi group assignment. Menarik bukan?
(amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Program pelatihan ini merupakan suatu bentuk cara menyusun tim kerja Anda menjadi suatu bentuk tim kerja yang efektif untuk mencapai tujuan. Siapa saja yang dapat menjadi peserta pelatihan? Jawabannya adalah seluruh komponen perusahaan, dapat ikut serta menjadi bagian dari program pelatihan yang kami berikan tersebut.(1) Pemahaman mekanisme kerja kelompok
Program pelatihan team building yang tepat dapat mengantarkan perusahaan untuk mencapai target kerja yang optimal. Dalam program pelatihan yang diadakan dalam waktu tiga hari, peserta pelatihan dilakukan proses pengembangan kondisi sebagai komponen individual dan komponen kelompok. Peserta pelatihan dapat secara maksimal dan optimal dengan cara memahami proses dari dirinya sebagai individu menjadi dirinya sebagai kelompok. Dimana banyak permasalahan yang terkait dengan kinerja individu dapat dipecahkan dalam kelompok.
(2) Pemahaman Teknik Pemecahan Masalah
Peserta pelatihan belajar dengan melakukan teknik pemecahan masalah secara berkelompok yang efektif dan optimal. Dimana proses pemecahan masalah ini dilakukan dengan budaya kerja bersama yang positif dikembangkan dalam perusahaan.
Metode pelatihan adalah dengan typical pelatihan outbound, dimana peserta pelatihan belajar untuk menyatukan visi dari tugas yang bersifat individual assignment menjadi group assignment. Menarik bukan?
(amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Senin, 07 Mei 2012
Pelatihan Satu Hari: Membuat Job Description yang Tepat

Bagaimana tata cara dalam melakukan proses pembuatan uraian kerja yang tepat dalam perusahaan. Banyak perusahaan yang ketika melakukan proses penyusunan uraian jabatan mengalami hambatan yang sangat berarti. Dalam pelatihan satu hari yang kami kembangkan secara tepat dan efektif, dimana proses penyusunan uraian jabatan di tempat Anda tidak akan menjadi sia-sia dan hanya menjadi dokumentasi pelengkap saja.
Dalam pelatihan satu hari setiap peserta akan mendapatkan informasi yang tepat tentang bagaimana menyusun job description yang tepat
1. Proses pemetaan business process dalam unit kerja
2. Proses pemahaman istilah-istilah manajemen dalam penetapan tanggung jawab
3. Proses penyusunan dan pembagian fungsi pekerjaan dalam unit kerja
4. Identifikasi fungsi dan peranan strategi individu dalam organisasi
5. Penetapan metode assessment terhadap penyusunan dan analisis jabatan
Dengan melakukan program pelatihan satu hari ini, diharapkan peserta mendapatkan masukan yang tepat mengenai tata cara penyusunan job description dalam perusahaan. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)
Langganan:
Postingan (Atom)