Tampilkan postingan dengan label training Business Plan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label training Business Plan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Oktober 2012

Fase Toilet Training pada Konsumen

Banyak perusahaan yang sedang berkembang mengalami kesulitan dalam mengembangkan konsumen yang ada. Kadangkala inovasi yang dilalui dengan riset yang panjang dan memakan biaya tinggi ujung-ujungnya justru mengalami permasalahan yang terkait dengan daya serap dari produk itu sendiri. Melihat dari permasalahan yang ada, justru dapat dilakukan suatu program evaluasi sampai dimana fase dari produk itu sendiri berada dalam masyarakat.

Produk diharapkan dikembangkan dalam suatu bentuk siklus yang nanti harapan ke depannya akan membentuk suatu loyalitas dan kebutuhan tetap. Dimana produk Anda akan menjadi suatu bentuk kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan oleh konsumen.

Termasuk di dalamnya adalah bagaimana suatu proses aplikasi dari pengenalan produk terhadap konsumen tersebut dijalankan untuk memastikan bagaimana suatu proses siklus terhadap program pelatihan tersebut dijalankan dalam manajemen operasional penjualan produk yang ada. Dalam siklus pengenalan produk terdapat istilah fase toilet trainining. Pada fase ini, masyarakat diperkenalkan terhadap konsep produk serta diedukasi mengenai cara penggunaan maupun cara pemanfaatannya.
Pada program ini, seperti seorang orang tua yang mengajarkan kepada anaknya tata cara untuk penggunaan toilet. Justru menjadi suatu pertimbangan yang sangat esensial bahwa tahapanan ini justru dapat menjadi transfer budaya yang tepat. Penggunaan toilet adalah suatu prilaku yang ditetapkan menjadi suatu kebiasaan yang digunakan dalam suatu proses prilaku harian.

Contoh sukses yang menjalankan fase ini adalah produk mi instan, dimana akhirnya mengkonsumsi mi instan menjadi prilaku harian yang akhirnya menjadi budaya. Dimana rasanya kurang afdol apabila tidak mengkonsumsi mi instan jenis tertentu dalam kegiatan dan aktifitas harian. Sangat menarik bagi suatu perusahaan untuk mengembangkan dan mengelola produk dengan melalui kegiatan toilet trainining ini. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam kegiatan pengembangan produk dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Jumat, 06 Juli 2012

Mengembangkan Auditor ISO 9001:2008 yang Tepat dan Efektif

Salah satu proses yang muncul dalam penerapan Sistem ISO 9001:2008 adalah proses audit internal. Dalam penerapan sistem audit internal salah satu persyaratan yang diwajibkan bahwa suatu organisasi harus memperhatikan kualifikasi individu yang menjadi auditor secara tepat. Lalu bagaimanakah cara yang tepat untuk memiliki tim internal auditor yang baik dan efektif?

Hal pertama: melakukan proses pelatihan internal auditor

Perusahaan ataupun organisasi yang akan memiliki tim auditor disarankan untuk melakukan program dan kegiatan internal auditor, artinya training harus dijalankan agar tim auditor dapat memahami secara efektif tata cara dari pelaksanaan audit serta yang terpenting adalah pemahaman dari klausul yang ada dalam ISO 9001:2008 itu sendiri. Teknik dan tata cara penyusunan checklist audit serta laporan yang merupakan dari hasil kegiatan audit itu sendiri.

Hal kedua: melakukan proses dan teknik implementasi kegiatan audit

Proses kedua ini adalah bagian terpenting dari suatu proses pengembangan dan pelatihan tim internal audit. Dimana perusahaan/ organisasi melakukan suatu tahapan implementasi langsung dalam menilai kemampuan auditor. Pelatihan tidak akan bermanfaat tanpa disertai dengan jam terbang yang akan mendukung dari kegiatan internal audit itu sendiri.

Hal ketiga: Evaluasi dari tim internal audit

Dimana dari setiap tahapan dan kegiatan audit yang dijanlankan, auditor dilakukan proses evaluasi terhadap performa audit yang dimilikinya mencakup pada kemampuan teknis audit, pemahaman dari area proses kerja, teknik berkomunikasi kepada auditee dan penyusunan laporan. Proses tindak lanjut perlu untuk dilakukan untuk meningkatkan performa auditor seperti penyediaan pelatihan ulang, penambahan jam audit serta program coaching yang dibutuhkan dari kegiatan audit.

Lakukan proses perumusan dan pengembangan kompetensi yang tepat dari program audit internal yang ditetapkan oleh perusahaan/ organisasi Anda. Kembangkan dan lakukan proses referensi eksternal yang tepat untuk memastikan adanya peningkatan bisnis yang sesuai dan optimal dalam bisnis Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Senin, 25 Juni 2012

Menetapkan Program Evaluasi Pelatihan

Ketika suatu perusahaan menjalankan kegiatan pelatihan, sangat penting bagi perusahaan untuk dapat mendesain program evaluasi pelatihan secara tepat. Bagaimanakah langkah-langkah yang tepat untuk menyusun program evaluasi pelatihan yang efektif?

Langkah pertama: Memahami tujuan dari pelatihan

Ketika kita menyusun suatu program evaluasi, hal yang terpenting adalah memahami terlebih dahulu tujuan dari program pelatihan itu dilakukan. Khususnya apabila pelatihan tersebut berbasiskan kompetensi, tentu evaluasi ini akan menjadi point kritikal yang menjadi suatu pengembang strategi dari peningkatan personnel grade karyawan.

Langkah kedua: memahami teknik pengujian

Memahami suatu proses dari penyusunan teknik pengujian. Tidak semua evaluasi dapat dilakukan dengan paper examination, banyak kegiatan pelatihan dilakukan dengan menggunakan sistem penerapan dan pengembangan dari uji praktek bahkan penilaian 360 derajat khususnya apabila penilaian tersebut meliputi proses dari evaluasi soft competency.

Langkah ketiga: melakukan penetapan tindak lanjut program evaluasi

Tindak lanjut dari penerapan program evaluasi menjadi suatu proses yang penting untuk melihat bagaimana suatu tahapan proses menjadi penting untuk menindaklanjuti masalahan individu karyawan ketika pelatihan tersebut tidak sesuai dengan target dan tujuan yang diharapkan. Pelatihan ulang ataupun bentuk on the job training yang tepat dapat menjadi alternatif dari tindakan lanjutan.

Bagamanakah proses evaluasi pelatihan itu dijalankan di perusahan Anda. Lakukan proses pengembangan strategi evaluasi pelatihan yang tepat untuk dapat mengoptimalkan konsep dan program pelatihan di dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Sabtu, 09 Juni 2012

Desain Program Efisiensi dalam Perusahaan

Banyak perusahaan melihat kebutuhan program efisiensi sebagai suatu kebutuhan dan persyaratan yang wajib dalam manajemen operasional, dimana konsep untuk menjadi lebih efektif adalah suatu tahapan pengembangan manajemen yang ada dalam perusahaan itu sendiri. Banyak perusahaan yang melakukan penetapan program efisiensi dengan cara yang salah kaprah, sehingga mengakibatkan munculnya masalah kualitas produk, keluhan ketidaknyamanan oleh karyawan dan proses operasional yang justru malah dapat mengakibatkan keborosan yang muncul dalam perusahaan itu sendiri.
Lakukan proses pendesainan terkait dengan program efisiensi dalam yang ada dalam perusahaan secara tepat untuk memastikan tujuan dan nilai dari perusahaan justru mendapatkan nilai profit yang tepat.

(1) Tetapkan tujuan dari program efisiensi

Lakukan proses identifikasi dan perumusan tujuan efisiensi serta nilai dan target efisiensi yang ditetapkan oleh perusahaan itu sendiri. Seperti berapa nilai nominal yang ditetapkan untuk memastikan bahwa program efisiensi itu dapat berjalan secara tepat dan akurat. Kemudian lakukan proses penetapan program dan langkah-langkah yang tepat untuk dapat memastikan tujuan tersebut tercapai.

(2) Lakukan analisis kelayakan program

Lakukan perhitungan analisis kelayakan dari program efisiensi yang dimaksudkan tersebut. Seperti perhitungan benefit cost ratio, dimana program efisiensi yang dimaksudkan tersebut bukan hanya menjadi program yang mereduksi cost namun justru dapat melakukan proses peningkatan nilai keuntungan. Sehingga menjadi hal yang lumrah apabila pemilik perusahaan melihat pengembangan program efisiensi adalah strategi untuk jangka panjang bisnis.

(3) Lakukan perhitungan kapasitas manajemen

Efisiensi adalah kerja keras, dan itu tidak hanya menyangkut pada individu tertentu yang ada dalam perusahaan namun untuk melihat aspek jangka panjang yang muncul di depannya ke dalam bisnis sebagai tanggung jawab seluruh organisasi yang ada dalam perusahaan.
Menjadi suatu nilai penting pada saat ini dalam seluruh bisnis, bahwa kompetisi menjadi suatu aspek penting untuk menguji perusahaan menjadi kekuatan ke dapan dalam mengoptimalkan keuntungan bisnis. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengelola dan mengembangkan kelayakan program efisiensi dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Rabu, 23 Mei 2012

Pelatihan Penetapan Job Grade

Ketika akan melakukan proses penetapan struktur gaji kepegawaian, salah satu hal yang menjadi permasalahan besar adalah apakah nilai kompensasi yang diberikan kepada karyawan tersebut sudah tepat atau tidak dengan beban kerja yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Apakah perusahaan memberikan gaji terlalu berlebih atau justru tidak sesuai?
Ketika perusahaan berada dalam kondisi seperti ini, salah satu alternatif yang dapat memecahkan permasalahan ini adalah penetapan bobot pekerjaan dalam jabatan tersebut. Dimana dalam kondisi kelas jabatan yang terkait perusahaan dapat mengukur job grade yang dimiliki dalam kelas jabatan tersebut. Lalu bagaimana melakukan proses penetepan job grade tersebut? Pertanyaan ini dapat dijawab dengan melakukan pelaksanaan program pelatihan penetapan kelas jabatan.
Pelatihan yang akan dijalankan dua hari ini akan melakukan proses pemahaman yang terkait dengan tata cara bagaimana melakukan permusan kelas jabatan atau beban kerja. Berikut silabus yang akan dijalankan dalam kegiatan pelatihan tersebut.

1. Pemahaman konsep penetapan unit kompetensi dalam kelas jabatan

2. Analisis beban kerja

3. Proses formulasi penyusunan kuesioner dan interview pengukuran beban kerja

4. Proses formulasi perhitungan rumus penetapan unit kompetensi dan beban kerja

5. Melakukan proses perumusan yang terkait dengan status penetapan beban kerja

Melakukan formulasi terhadap penetapan satuan job grade yang ada dalam setiap karakteristik pekerjaan adalah penting sebelum menjalankan aplikasi penetapan job grade. Diharapkan dengan pelatihan yang tepat, aplikasi pengembangan manajemen sumber daya manusia di perusahaan Anda dapat berjalan secara maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Minggu, 20 Mei 2012

Pelatihan Penyusunan Perencanaan karir dalam Perusahaan

Banyak perusahaan yang tidak melihat adanya tingkat kepentingan dalam penetapan mutasi dan rotasi yang ada dalam perusahaan internal perusahaannya. Perusahaan yang melupakan aspek ini, mungkin tidak melihat adanya dampak positif dari pengembangan mutasi dan rotasi dalam organisasi itu sendiri. Atau perusahaan Anda mengalami kesulitan dalam menetapkan jenjang karir yang ditetapkan untuk karyawan, karena tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang tata cara pengembangan karir karyawan Anda.

Mungkin sudah waktunya bagi Anda atau manajemen perusahaan Anda dalam mengikuti pelatihan pengembangan dan penyusunan diagram karir untuk karyawan. Dalam pelatihan ini peserta pelatihan mendapatkan informasi yang memadai mengenai aspek kompetensi (hard competency dan soft competency) yang memadai sebagai penunjang dari karir karyawan, tahapan-tahapan untuk proses penetapan alir karir karyawan, penetapan cluster karir serta penyusunan SOP penetapan jalur karyawan. Diharapkan dengan pelatihan ini aspek pengembangan karir dalam perusahaan Anda dapat terimplementasikan secara tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926).

Senin, 07 Mei 2012

Pelatihan Satu Hari: Membuat Job Description yang Tepat


Bagaimana tata cara dalam melakukan proses pembuatan uraian kerja yang tepat dalam perusahaan. Banyak perusahaan yang ketika melakukan proses penyusunan uraian jabatan mengalami hambatan yang sangat berarti. Dalam pelatihan satu hari yang kami kembangkan secara tepat dan efektif, dimana proses penyusunan uraian jabatan di tempat Anda tidak akan menjadi sia-sia dan hanya menjadi dokumentasi pelengkap saja.
Dalam pelatihan satu hari setiap peserta akan mendapatkan informasi yang tepat tentang bagaimana menyusun job description yang tepat
1. Proses pemetaan business process dalam unit kerja
2. Proses pemahaman istilah-istilah manajemen dalam penetapan tanggung jawab
3. Proses penyusunan dan pembagian fungsi pekerjaan dalam unit kerja
4. Identifikasi fungsi dan peranan strategi individu dalam organisasi
5. Penetapan metode assessment terhadap penyusunan dan analisis jabatan
Dengan melakukan program pelatihan satu hari ini, diharapkan peserta mendapatkan masukan yang tepat mengenai tata cara penyusunan job description dalam perusahaan. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)

Training Motivasi dan Kinerja Tim untuk Manufacturing

Banyak perusahaan yang berbasiskan manufacturing mengalami hambatan dalam mengedepankan motivasi dan kinerja tim yang dimilikinya untuk mencapai hasil yang maksimal. Bagaimana suatu proses dari pekerjaan tim dapat disinergikan dalam proses motivasi sehingga menghasilkan output adanya peningkatan kinerja sampai dengan target kerja tercapai.
Mengapa perlu pelatihan motivasi?
Dalam teori tentang motivasi dijelaskan bagaimana motivasi dari setiap individu bergerak secara dinamis, artinya motivasi dapat berubah dari diri individu tergantung kondisi lingkungan maupun stimulus yang terbentuk dari diri individu itu sendiri. Tujuan dari pelatihan motivasi ini adalah untuk meningkatkan aspek Achievement Motivation dari diri individu sehingga menjadi self motivation pada diri individu itu sendiri. Dalam program pelatihan yang kami berikan, kami membuat pengenalan individu pada dirinya sendiri serta memahami tantangan yang ada dalam diri individu tersebut kemudian untuk dikembangkan aspek motivasi dari dirinya.
Pendekatan pelatihan bukan kepada teori saja, melainkan dengan permainan sehingga dapat mengoptimalkan fungsi dari konsep motivasi. Kami juga menghadirkan motivator yang dapat memberi inspirasi bagaimana tahapan proses zero to hero dapat berkembang menjadi lebih optimal.

Mengapa perlu Kinerja Tim?
Pelatihan ini kami kemas dalam bentuk pelatihan gabungan, dimana sisi individu dari peserta pelatihan tidak hanya dioptimalkan dari sisi pelatihannya saja tapi juga kinerja tim yang mendukung performa dari unit produksi itu sendiri. Pengembangan dan optimalisasi dari tiap individu dieksplor dengan melihat pada aspek kompetensi dari kinerja tim dan teori personality sehingga menemukan langkah strategis untuk pengembangan kinerja tim.
Proses dari pelatihan kinerja ini kami buat dengan menggabungkan unsur have fun yaitu melalui permainan dimana setiap kelompok mendapat tugas yang cukup berat untuk memecahkan problem secara berkelompok. Inspirasi menjadi suatu bentuk pengembangan yang kuat dalam proses optimalisasi proses pengembangan kinerja tim yang ada.
Lakukan investasi yang tepat untuk program pelatihan di perusahaan Anda sehingga produktifitas kinerja tim akan semaking meningkat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Standard Operating Procedure- Pelatihan SOP dan Audit SOP

Banyak perusahaan yang sudah melakukan proses penyusunan SOP (Standard Operating Procedure) namun SOP tersebut ternyata sulit sekali untuk dijalankan. Hal ini dapat disebabkan oleh dua hal (1) Kesalahan dalam proses penyusunan SOP (2) Tidak adanya proses evaluasi terhadap SOP yang tepat dalam internal perusahaan. Permasalahan ini harus secepatnya untuk diselesaikan agar sistem yang perusahaan Anda buat tidak menggambarkan kuatnya komitmen perusahaan Bapak untuk mengimplementasikannya.
Kebutuhan adanya pelatihan SOP adalah hal penting yang harus dijalankan oleh perusahaan untuk memastikan bahwa SOP yang disusun sesuai dengan kebutuhan. Dasar dari penyusunan seperti
(1) Pemahaman Business process
(2) Pemetaan fungsi dan tanggung jawab dalam perusahaan
(3) tata cara penulisan SOP
(4) Proses pembuatan catatan
adalah hal penting yang harus didapatkan oleh peserta pelatihan ketika melakukan proses pelatihan SOP.
Setelah dijalankan proses penyusunan, teknik evaluasi dan audit adalah parameter penting yang juga diperhatikan dalam memastikan bahwa kegiatan dari implementasi audit SOP dapat dijalankan secara baik dan tepat.
Teknik audit yang tepat harus memastikan bahwa:
(1) Adanya proses pendetailan uraian jabatan menjadi Key Performance Indicator
(2) Teknik dan analisis data KPI
(3) Proses interview dan observasi audit internal
(4) Proses pembuatan laporan
Diharapkan apabila perusahaan Anda mengikuti pelatihan mengenai SOP dan audit SOP ini, performa dan pengembangan implementasi SOP di dalam perusahaan Anda menjadi optimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan Optimalisasi Output Produksi

Apakah perusahaan Anda bergerak di bidang Manufacturing yang mana, Anda mengalami kesulitan dalam mengoptimalkan output proses produksi. Antara perencanaan dan realisasi ternyata seringkali ditemukan permasalahan sehingga perusahaan mengalami cukup banyak kerugian. Peranan dan fungsi managerial produksi bukanlah satu-satunya kunci utama untuk meningkatkan output proses produksi namun ada kebutuhan untuk suatu tahapan proses pengembangan dari program produksi yang dijalankan.

Pelatihan yang dijalankan dua hari ini bertujuan untuk mengembangkan dan melakukan proses optimalisasi terhadap output proses produksi mencakup ruang lingkup kegiatan:
(1) Proses perhitungan kapasitas produksi
(2) Proses perencanaan produksi
(3) Proses pembuatan laporan produksi
(4) Proses pengelolaan pekerja produksi
(5) Proses pengelolaan kualitas produk
Diharapkan dari kegiatan pelatihan ini proses optimalisasi dari output produksi yang dijalankan dalam perusahaan Anda dapat berjalan secara maksimal dan optimal untuk memberikan nilai lebih kepada perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan Pengelolaan Manajemen Konflik

Banyak referensi yang menyebutkan bahwa kebutuhan manajemen akan adanya suatu konflik menjadi suatu kebutuhan penting untuk proses peningkatan performa dan peningkatan nilai kompetisi yang kuat dalam bisnis. Berbagai pertimbangan juga menunjukkan banyaknya perusahaan yang dapat melakukan proses pengelolaan konflik secara tepat dapat terbukti mengembangkan aspek kompetensi manajemen performa yang ada dalam perusahaan itu sendiri.
Bagaimana melakukan proses pengelolaan konflik yang tepat agar tidak berujung kepada permasalahan yang semakin sulit dan mengakibatkan performa kerja tidak optimal. Salah satu bagian terpenting dalam proses pengelolaan manajemen konflik adalah tahapan proses identifikasi terhaap konflik yang ada itu sendiri, petakan dan pelajari konflik yang muncul.
Melakukan proses pengembangan sistem untuk meminimalkan konflik menuju ke arah personal. Hindarkan konflik menjadi suatu bentuk pengembangan penyerangan terhadap aspek personality yang dimiliki oleh individu, pastikan bahwa tahapan konflik dapat digunakan untuk membuat sistem diperbaiki agar performa dapat menjadi optimal.
Pengembangan fungsi leadership pada setiap satuan unit kerja dapat dipergunakan untuk memastikan bahwa pengelolaan konflik yang ada dapat terkendali dan menjadi aspek obyektif yang kuat untuk menghindarkan adanya persaingan yang tidak sehat. Lakukan proses evaluasi karakter dan kompetensi kepemimpinan yang ada dalam perusahaan secara tepat.
Perusahaan ada baiknya melakukan proses identifikasi dan pengembangan strategi manajemen konflik sebagai bentuk pengembangan dan optimalisasi terhadap perbaikan manajemen dalam perusahaan. Konflik itu sehat sepanjang dapat dikelola dengan baik. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Minggu, 15 April 2012

Pelatihan Penyusunan Business Plan


Melakukan proses penyusunan business plan adalah kegiatan penting yang perlu dilakukan oleh perusahaan ketika akan memulai usaha ataupun akan mengembangkan usahanya. Menggunakan jasa konsultan, selain mahal juga kadangkala akan membahayakan informasi dan status kerahasian dari strategi bisnis Anda. Ingin melakukan proses penyusunan business plan sendiri dan secara mandiri, berikut strategi penting yang dapat dikembangkan.
Kami menyediakan dua hari pelatihan yang dapat memberikan gambaran langsung berupa praktek semacam dua hari konsultasi untuk kegiatan penyusunan business plan.
Hari Pertama
1. Penetapan penyusunan visi dan misi perusahaan
2. Proses penyusunan target jangka pendek, menengah dan jangka panjang
3. Proses penetapan rancangan produk
4. Proses penetapan strategi pemasaran
5. Teknik dan analisis peramalan dengan menggunakan analisis pasar dan teori prediksi
Hari Kedua
1. Proses penyusunan aspek biaya perusahaan
2. Teknik riset pasar untuk memprediksi penyerapan produk
3. Proses penyusunan analisis budget dan forecast BEP dari perusahaan
Demikian informasi yang kami sampaikan terkait dengan penyusunan Business Plan yang akan ditetapkan dan dikembangkan dalam perusahaan. Untuk status dan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi kami. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)